
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ditemani oleh Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria, melaksanakan rapat virtual dengan Timwas DPR RI Penanggulangan COVID-19. Mereka membahas seputar penanganan virus Corona di DKI Jakarta.
Seperti diketahui, Jakarta menjadi epicenter atau pusat penyebaran Corona di Indonesia. Angka positif sampai dengan Kamis (16/7/2020), sebanyak 2.670 kasus positif, paling banyak se-Indonesia.
Wakil Ketua DPR, sebagai Ketua Timwas, Muhaimin Iskandar memimpin rapat virtual tersebut pada Kamis (16/4/2020). Anies menjelaskan kondisi persebaran Corona dan langkah yang telah diambil oleh Pemprov DKI Jakarta. Termasuk tindakan setelah Jakarta mengefektifkan Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB).
Salah satu yang disorot Anies dalam rapat tersebut adalah angka penguburan jenazah dengan prosedur tetap (protap) virus corona yang diatas 1.000. Anies menyampaikan, sudah ada 1.043 kasus positif di Jakarta, paling banyak bukan kasus positif Corona.
"Kemampuan kita melakukan testing harus ditingkatkan. Ilustrasi pemulasaran dengan protap COVID ini mereka yang dimakamkan sampai dengan tadi malam 1.043, tidak semuanya diketahui sebagai COVID, kenapa? Karena mereka sudah dites tapi hasilnya belum keluar atau sedang antre untuk tes sudah meninggal," kata Anies dalam pemaparannya.
Berikut Beberapa Poin-poin Penjelasan Anies saat rapat dengan DPR:
Berita teratas - Google Berita
April 17, 2020 at 08:31AM
https://ift.tt/3bi3I1k
Poin-poin Penjelasan Anies Hadapi Pandemi di Hadapan DPR RI - detikNews
Berita teratas - Google Berita
https://ift.tt/2neeZMr
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Poin-poin Penjelasan Anies Hadapi Pandemi di Hadapan DPR RI - detikNews"
Post a Comment