Search

Kapolda Jabar Turun Tangan Bubarkan Bentrok Dua Ormas di Sukabumi | merdeka.com - Merdeka.com

Merdeka.com - Dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Sukabumi terlibat perselisihan hingga berujung bentrokan. Kapolda Jabar, Irjen Rudy Sufahriadi turun tangan langsung membubarkan mereka. Informasi dihimpun, perseteruan dua ormas menyebabkan beberapa orang terluka.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/1) di Kecamatan Sukalarang atau kawasan perbatasan Sukabumi-Cianjur. Momen itu terekam dalam video yang kemudian tersebar melalui aplikasi Whatsapp.

Pascabentrokan, beredar kabar bahwa kedua belah pihak akan saling serang. Pihak kepolisian melakukan penjagaan ketat di berbagai titik, terutama akses Cianjur menuju Sukabumi maupun sebaliknya.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo mengaku masih melakukan penyelidikan mengenai kasus ini. Selain itu, berbagai upaya sudah dilakukan untuk mencegah bentrokan susulan.

"Kesalahpahaman ini terjadi karena media sosial. Kami melakukan upaya-upaya, sudah melakukan penyelidikan dan sedang kita dalami," kata dia.

Pada Sabtu (25/1) pagi, dua kelompok ormas kembali berkumpul diduga hendak bentrok hingga menutup akses jalan utama Cianjur-Sukabumi di perbatasan Kecamatan Sukalarang dengan Kecamatan Sukaraja.

Namun bentrokan bisa diredam setelah Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi mendatangi lokasi. Terdengar teriakan-teriakan permintaan agar pihak kepolisian mengungkap kasus dan menangkap pelaku pembacokan.

Rudy langsung meresponnya dengan tegas meminta kedua ormas membubarkan diri. "Saya beri waktu kalian 30 menit untuk membubarkan diri, serahkan (kasus ini) kepada kepolisian," kata Rudy. [lia]

Let's block ads! (Why?)



Berita teratas - Google Berita
January 25, 2020 at 12:07PM
https://ift.tt/30PzY7N

Kapolda Jabar Turun Tangan Bubarkan Bentrok Dua Ormas di Sukabumi | merdeka.com - Merdeka.com
Berita teratas - Google Berita
https://ift.tt/2neeZMr

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Kapolda Jabar Turun Tangan Bubarkan Bentrok Dua Ormas di Sukabumi | merdeka.com - Merdeka.com"

Post a Comment

Powered by Blogger.