
"Kemungkinan perang dengan negara lain tidak ada. Nggak akan pernah ada lagi perang dengan pengerahan kekuatan rakyat seperti itu," kata pengamat militer dan strategi dari Propatria Institute, Kusnanto Anggoro, saat berbincang, Selasa (12/11/2019).
Kusnanto yang pernah menjadi salah satu panelis dalam Debat Capres 2019 ini mengatakan perang dengan pengerahan kekuatan fisik orang banyak tak mungkin terjadi dalam waktu dekat, karena saat ini yang diunggulkan oleh kekuatan dunia adalah teknologi maju. Perang teknologi menggunakan penargetan selektif. Bila teknologi vital suatu negara dikuasai, maka negara itu bisa lumpuh.
Lalu bagaimana dengan invasi Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah yang terjadi selepas tahun 2000? Bukankah itu juga berwujud pengerahan pasukan ke negara satu ke negara lainnya? Kusnanto menjelaskan itu terjadi karena ada isu pendahuluan berupa kepemilikan senjata pemusnah massal dan operasi antiteror.
"Itu tidak akan terjadi di Indonesia, karena kita tidak mengembangkan senjata nuklir. Dalam 20 tahun ke depan tak akan terjadi serangan AS ke Indonesia. Pasti tidak," ujar Kusnanto, yakin.
Berita teratas - Google Berita
November 12, 2019 at 06:05AM
https://ift.tt/2CxQYUv
Prabowo Bicara Pertahanan Rakyat Semesta, Adakah Potensi Perang? - Detiknews
Berita teratas - Google Berita
https://ift.tt/2neeZMr
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Prabowo Bicara Pertahanan Rakyat Semesta, Adakah Potensi Perang? - Detiknews"
Post a Comment